Kriminalitas Meningkat, Kapolres Minahasa Serukan Warga Waspada dan Tolak Miras

Trendingmanado.com- Warga Minahasa diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Minahasa.

Selama enam bulan terakhir, tercatat 67 kasus penganiayaan dan pengeroyokan, dengan 48 kasus melibatkan senjata tajam, hingga mengakibatkan 5 korban meninggal dunia. Rabu (2/7/2025).

Fakta yang paling mengejutkan, tiga kasus kematian terjadi hanya dalam bulan Juni 2025. Menurut penyelidikan, sebagian besar kasus ini dipicu oleh konsumsi minuman keras. Lokasi kejadian tersebar di Langowan, Eris, dan Kombi.

Kapolres Minahasa, AKBP Stevent Simbar, SIK, menegaskan pihaknya telah menyiapkan tiga langkah utama untuk menekan angka kriminalitas:

1. Preentif: Bangun Karakter Lewat Rohani

Polres Minahasa bekerja sama dengan tokoh agama untuk menyampaikan pesan moral dan nilai damai dalam setiap kegiatan keagamaan. Diharapkan pendekatan ini bisa membentuk karakter masyarakat, khususnya anak muda, agar menjauhi kekerasan dan minuman keras.

“Siapa yang bermain pedang, akan binasa oleh pedang,” ujar Kapolres.

2. Preventif: Patroli Lebih Gencar dan Terarah

Patroli rutin kini ditingkatkan, tidak hanya di jam rawan, tapi juga di waktu-waktu lain yang tak terduga. Tim Samapta dan Resmob disiagakan untuk mengawasi titik-titik rawan, seperti tempat kumpul pemuda.

3. Penegakan Hukum: Zero Toleransi untuk Sajam dan Miras. Siapa saja yang membawa senjata tajam atau membuat keributan akibat alkohol akan ditindak tegas. Kegiatan seperti pesta dan syukuran juga harus dilaporkan. Bila terjadi keributan akibat miras, tuan rumah bisa dimintai pertanggungjawaban hukum.

“Kami akan menindak siapa saja yang menyediakan dan mengonsumsi miras di tempat umum,” tegas Kapolres.

Peran Pemerintah Desa-Kelurahan Sangatlah Penting. Kapolres juga meminta agar perangkat desa dan kelurahan aktif menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga. Ia menekankan pentingnya pemetaan potensi konflik dan pembinaan anak-anak muda.

Lanjutnya, “Babinkamtibmas akan menyentuh langsung anak-anak muda agar diarahkan dan diawasi. Pemerintah harus konsisten mengampanyekan hidup damai”.

Mari bersama menjaga keamanan lingkungan. Jauhi minuman keras dan kekerasan. Minahasa aman, dimulai dari desa kita. (pnk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *