Trendingmanado.com– Luar biasa. Semangat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara membawa rakyat dalam kemajuan semakin terasa. Tranformasi digital telah membawa perubahan mendasar bagi sumber daya manusia yang memiliki kemampuan daya saing. Hal ini dapat dilihat dari indeks daya saing digital EV-DCI berdasarkan wilayah. Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik (DKIPS) Daerah Provinsi Sulut, Steven Evans Liow SSos MSi mengungkap bahwa, Sulut naik level dari posisi 17 ke posisi 12. “Ini luar biasa. Lompatan ini akan membuka ruang peluang besar bagi Sulawesi Utara untuk bangkit lebih maju dalam 3-5 tahun mendatang,” katanya, melalui rilis kepada wartawan. EV-DCI sendiri adalah indeks tahunan yang diterbitkan oleh East Ventures untuk mengukur kesiapan dan kekuatan digital 38 provinsi dan 157 kabupaten/ kota di Indonesia.
Di awal kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Wagub Dr Victor Mailangkay SH MH (YSK-Victory), dengan jelas akan mewujudkan Smart Province North Sulawesi. “Hal ini akan menjadi lompatan yang luar biasa bagi rakyat Sulut. Akselerasi pembangunan digitalisasi semakin terarah dan tepat sasaran dimana masyarakat dapat merasakan layanan publik dengan mudah, cepat, transparan, accountable dan sustainable, sehingga rasa aman dan nyaman dapat dirasakan karena dapat diakses oleh masyarakat dan tentunya SDM masyarakat Sulut akan semakin adaptif, kreatif dan inovatif,” tambahnya.
Liow menambahkan, semua capaian ini adalah karena arahan dari Gubernur Yulius kepada jajaran DKIPS Daerah Provinsi Sulut. “Oleh Bapak Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, telah menugaskan kami untuk koordinasi dengan Kementerian Komdigi RI untuk revitalisasi kembali Palapa Ring, khusus fiber optik yang melewati Kepulauan Talaud, Sangihe dan Sitaro untuk mempercepat interkoneksi layanan digital dan terintegrasinya pelayanan pemerintahan, pembangunan serta sosial kemàsyarakatan semakin baik, juga maksimal. Begitu juga pembangunan tower pada titik rawan signal dan bahkan tidak dapat signal. Jadi infra dan supra struktur harus tuntas pada 3 tahun yang akan datang,” ungkapnya.
Selain itu, juga bandwidth khusus pendidikan dan kesehatan akan melayani seluruh SMA/SMK dan rumah sakit, laboratorium, agar memiliki layanan internet yang memadai. “Dan khusus dalam memperkuat SDM, maka Kominfo Sulut bekerĵasama dengan BPSDM Kominfo wilayah Sulut untuk mempersiapkan pelatihan dan pembelajaran digitalisasi bagi aparat maupun bagi dunia usaha serta masyarakat pada umumnya sehingga SDM Sulawesi Utara semakin baik. Dan saat ini, ekosistem inovasi digital telah disiapkan Kominfo Sulut untuk menyiapkàn SDM yang profesional dan memiliki kemampuan lebih dalam pengembangan inovasi digital bagi masyàrakat,” tutupnya.(*)






