Trendingmanado.com— Dalam menjawab dinamika tuntutan serta harapan masyarakat, Pemprov Sulut melakukan penataan organisasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, dan responsif.
Pelantikan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemprov Sulut, dilaksanakan Senin (7/9/2026) siang, di aula Mapalus kantor gubernur. Tampak hadir Wagub Sulut Dr J Victor Mailangkay SH MH, Sekdaprov Sulut Tahlis Gallang SIP MM, para Asisten Setdaprov, para pejabat pimpinan tinggi pratama Pemprov, Koordinator dan Tim Ahli Gubernur (TAG), para pejabat fungsional yang baru dilantik, rohaniwan, serta insan pers.
Pelantikan dipimpin langsung Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE. “Kita patut bersyukur, dalam perjalanan pemerintahan yang kita jalankan bersama, Provinsi Sulawesi Utara telah berhasil meraih berbagai capaian dan prestasi yang membanggakan. Berbagai penghargaan di bidang tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan keuangan, pembangunan sumber daya manusia, hingga peningkatan arus investasi, menjadi bukti nyata bahwa daerah kita terus bergerak maju ke arah yang lebih baik,” kata Gubernur.
Meski begitu, Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah hasil kerja perorangan atau satu perangkat daerah. “Semua capaian strategis ini lahir dari kerja keras, kerja cerdas, dan kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, mulai dari pimpinan perangkat daerah, para pejabat di dalamnya, hingga staf, bahkan dukungan dari masyarakat yang memiliki semangat yang sama untuk membangun daerah. Karena itu, saya memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparatur yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, serta pengabdian terbaiknya. Hasil yang kita nikmati hari ini adalah buah dari semangat kebersamaan yang terus kita jaga,” katanya.
Dan Gubernur juga mengungkapkan, kita harus akui bahwa di depan masih banyak pekerjaan rumah dan tantangan yang membentang. “Berbagai program prioritas pembangunan masih perlu kita percepat, kualitas pelayanan publik harus terus ditingkatkan, dan berbagai kendala harus kita selesaikan melalui kerja yang lebih efektif, disiplin, serta inovatif. Saya tidak ingin kita cepat berpuas diri. Prestasi adalah pemicu semangat, bukan alasan untuk berhenti berbenah. Justru setiap keberhasilan harus menjadi motivasi bagi kita untuk bekerja lebih keras lagi,” jelasnya.
Pelantikan pejabat fungsional hari ini, lanjut Gubernur, merupakan langkah strategis untuk memperkuat keahlian teknis dan kapasitas kinerja organisasi Pemprov Sulut.
Penempatan para pejabat fungsional sesuai bidang keahliannya, diharapkan mampu mengakselerasi pelaksanaan program-program prioritas, mempertajam analisis dan eksekusi teknis di lapangan, serta melahirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas.
“Pelantikan ini juga menjadi bagian dari transformasi birokrasi ke arah yang lebih adaptif dan akseleratif serta berorientasi pada hasil. Organisasi yang kuat hanya dapat terwujud apabila ditopang oleh SDM yang kapabel dan berintegritas. Kepada Saudara-saudara yang baru dilantik, saya berharap Saudara-saudara dapat segera beradaptasi dan mendalami tugas serta fungsi keahlian masing-masing,” sambungnya.
Ia mengimbau para pejabat yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi dan literasi, membangun komunikasi kolaborasi dengan pimpinan dan rekan kerja, ciptakan suasana kerja yang produktif, serta beranilah memberikan sumbangsih gagasan yang tepat dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang berlaku.
“Jalankan amanah dengan memegang teguh prinsip integritas, profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan rasa tanggung jawab. Jauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang serta tindakan yang bertentangan dengan hukum. Jadilah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang benar-benar bekerja untuk kemajuan daerah dan untuk bersumbangsih bagi peningkatan kesejahteraan Masyarakat,” urainya.
Kepada seluruh jajaran Pemprov Sulut, Gubernur mengajak untuk terus merawat semangat kebersamaan. “Tantangan pembangunan ke depan tidak dapat diselesaikan oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang baik agar setiap program pembangunan dapat berjalan secara optimal. Mari melaju bersama, mari maju bersama.
Mari tinggalkan ego sektoral. Bangun budaya kerja yang saling mendukung, saling menghargai, dan saling memperkuat. Karena hanya dengan kebersamaan, kita mampu mewujudkan pemerintahan yang baik, efektif, efisien, dipercaya oleh masyarakat, dan bermuara pada kemajuan dan kesejahteraan,” tegasnya.(dkips)






