Trendingmanado.com– Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H, menegaskan, apel kerja merupakan sarana penting untuk membangun disiplin, komunikasi dan semangat kerja aparatur pemerintah agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Ini dikatakan Walikota Tomohon Caroll JA Senduk SH dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Perhubungan Daerah Kota Tomohon Drs. Robby J. Kalangi, S.H., M.M, saat menjadi Pembina Apel Kerja Pedana Awal Bulan April Tahun 2026 Pemerintah Kota Tomohon, pada Rabu 01 April 2026.

Dalam sambutannya, Walikota menegaskan pentingnya apel kerja. “Mengapa penting untuk dilaksanakan? Alasannya jelas yaitu sebagai bentuk tanggung jawab kerja aparatur pemerintah untuk siap melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskannya, tanggung jawab ini erat kaitannya dengan mental dan disiplin sebagai pelayan masyarakat. Dimana dengan mental yang kuat akan menghasilkan disiplin yang tinggi, sehingga akan tercipta konsistensi pelayanan yang prima, kinerja menjadi efektif, produktif dan berdampak bagi diri sendiri dan orang lain.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon agar menumbuhkan lagi sikap disiplin aparatur yang menjadi teladan antara lain dengan memperhatikan jam kerja, berpakaian sesuai aturan, tidak menunda-nunda pekerjaan dan beretos kerja yang profesional sebagai cerminan aparatur kota tomohon yang cakap dan handal,” ujarnya.
Dengan demikian, lanjutnya, melalui dasar disiplin yang menjadi karakter aparatur ini, smart kinerja yang dicanangkan di awal tahun bukan hanya menjadi retorika belaka, melainkan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Sinergi dan solutif, melek teknologi, akuntabel, responsif dan ramah, tangguh dan terampil, akan membawa kita bergerak maju mengikuti perkembangan zaman dan menjawab kebutuhan masyarakat. agar nantinya melalui disiplin dan perilaku aparatur yang smart dapat memberikan manfaat bagi tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.

“Memasuki awal bulan april ini, kita telah menuntaskan pelaksanaan triwulan pertama tahun berjalan. oleh karena itu, momentum ini sangat tepat bagi jajaran Pemerintah Tota Tomohon untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja yang telah kita kerjakan selama tiga bulan terakhir ini.
Saya mengingatkan bahwa evaluasi bukan sekedar formalitas, melainkan sebuah proses untuk melihat sejauh mana program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya menambahkan.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan bersama dalam evaluasi ini antara lain memperhatikan tingkat realisasi fisik dan keuangan agar berjalan sesuai schedule, kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan, kendala dan hambatan yang dihadapi, solusi yang akan dilakukan; serta dampak program terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon.
“Saya berharap, seluruh perangkat daerah dapat secara jujur, objektif dan bertanggung jawab dalam mengevaluasi diri sendiri dan organisasi. Dari sini kita dapat menguji mental dan disiplin aparatur untuk kuat dan tangguh melihat kekurangan dan menjadikannya motivasi untuk perbaikan kinerja yang lebih baik lagi,” sambungnya.
Ke depan, Walikota menekankan bahwa setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan harus benar-benar berkualitas dan berorinetasi pada kepentingan rakyat. “Kita tentu tidak hanya mengejar serapan anggaran, tetapi lebih penting lagi adalah hasil dan manfaatnya bagi kepentingan banyak orang. Mari gunakan segala daya yang ada, jadilah aparatur yang smart untuk melihat potensi peningkatan pelayanan bagi masyarakat Kota Tomohon, sehingga walaupun berada dalam efisiensi anggaran kita mampu berinovasi, menggunakan teknologi yang ada untuk melakukan terobosan-terobosan yang kreatif dan adaptif dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan,” tegasnya.
Selanjutnya, pada awal bulan April ini, umat Kristiani akan melaksanakan rangkaian ibadah dalam penghayatan kematian sampai pada kebangkitan Kristus. Walikota pun berharap agar seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon dapat menjaga situasi kerja yang kondusif dan produktif. “Mari selaraskan ibadah dan pengabdian kita dengan tetap mempertahankan disiplin kerja yang optimal, dan menjadikannya sebagai alat untuk memuliakan Allah,” katanya dalam apel yang dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Tomohon serta Para Aparatur Sipil Negara se- Kota Tomohon.(***)






