Trendingmanado.com– Langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) mendorong transparansi anggaran lewat digitalisasi kembali membuahkan hasil manis di tingkat nasional.
Pemprov Sulut menyabet penghargaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI sebagai Provinsi dengan Persentase Pemanfaatan E-Purchasing Katalog Elektronik Tertinggi Periode Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, saat pembukaan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Di balik penghargaan skala nasional ini, masyarakat dan pelaku usaha lokal di Sulawesi Utara-lah yang paling merasakan dampak positifnya.
E-Katalog Memangkas Birokrasi
Sistem belanja pemerintah yang kini beralih penuh ke e-Katalog terbukti memangkas birokrasi rumit yang selama ini menyulitkan pedagang kecil. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulut kini punya kesempatan yang sama luasnya untuk menjual produk maupun jasa mereka secara langsung ke pemerintah daerah.
Kehadiran e-Katalog meruntuhkan sekat-sekat lama, sehingga anggaran belanja daerah bisa berputar dan dinikmati langsung oleh pengusaha lokal di tanah Nyiur Melambai, bukan lagi didominasi pemain-pemain besar dari luar daerah.
Tak Ada Lagi Lelang Manual; Berbulan-bulan
Bagi masyarakat umum, pemanfaatan e-purchasing berarti uang rakyat (APBD) digunakan secara efisien dan dapat dipantau secara terbuka. Proses pengadaan barang dan jasa, mulai dari fasilitas kesehatan, sarana pendidikan hingga perbaikan infrastruktur, menjadi jauh lebih cepat tanpa proses lelang manuan yang memakan waktu berbulan-bulan.
Dampaknya, hasil pembangunan dan pelayanan publik dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih cepat dan tepat waktu. “Pemanfaatan Katalog Elektronik yang maksimal ini tidak hanya mempercepat proses pengadaan publik, tetapi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha lokal dan UMKM di Sulut untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah,” tegas Gubernur Yulius Selvanus.
Melalui pencapaian ini, Pemprov Sulut berkomitmen untuk terus konsisten memanfaatkan teknologi dalam tata kelola keuangan, memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi lokal.(***)






