Peringati Haornas ke-43, Pemprov Serahkan Penghargaan Atlet Disabilitas dan Coach Berprestasi

Trendingmanado.com— Pemprov Sulut menggelar Upacara Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, di lapangan kantor gubernur, Rabu (9/7/2026) pagi. Upacara tampak dipimpin Wagub Sulut Dr Johanis Victor Mailangkay SH MH.

Saat memimpin upacara, Wagub membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, yang mengatakan, olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. “Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang, sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” katanya.

Haornas ke-43 Tahun 2026 ini digelar dengan mengangkat tema ‘Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar’. Tema Haornas tahun ini, harus dijadikan sebagai gerakan nasional, dan agenda pembangunan.

Untuk mewujudkan tema tersebut, Menpora menegaskan lima arah kebijakan strategis. Pertama, pemerintah harus menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia. “Kita tidak boleh lagi hanya fokus mengobati masyarakat ketika sakit. Sebaliknya, paradigma harus berubah, kita harus membangun masyarakat yang aktif agar tetap sehat dan bugar,” tegasnya.

Kedua, pemerintah daerah harus menjadi motor utama gerakan masyarakat aktif dan bugar. “Kita harus memastikan tersedianya ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki dan jalur bersepeda, serta program olahraga yang mudah, murah, aman, dan inklusif,” jelasnya.

Ketiga, olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik, serta di lingkungan keluarga. “Salah satunya kegiatan Car Free Day harus kita manfaatkan sebagai salah satu ruang untuk membangun budaya masyarakat aktif, bukan sekadar kegiatan seremonial,” sambungnya.

Keempat, dalam mengukur keberhasilan, bukan dari banyaknya event, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat. “Kita harus mengetahui berapa banyak rakyat yang aktif, berapa banyak yang rutin berolahraga, dan apakah tingkat kebugaran masyarakat kita benar-benar meningkat? Data valid dan indikator yang terukur inilah yang wajib menjadi landasan utama dalam setiap pengambilan kebijakan,” urainya.

Kelima, membangun olahraga yang inklusif dan berkeadilan. “Anak-anak, pemuda, perempuan dan laki-laki, lansia, masyarakat perdesaan dan perkotaan, serta penyandang disabilitas harus memiliki kesempatan yang sama untuk bergerak dan berolahraga,” tandasnya lagi.

Dikatakan Menpora, Pemerintah ingin melakukan transformasi budaya bangsa dengan memicu lompatan dari masyarakat yang pasif menjadi aktif, dari aktif menjadi bugar, dari bugar menjadi produktif, hingga akhirnya dari masyarakat produktif melahirkan Indonesia yang semakin kuat.

“Di saat yang sama, prestasi olahraga juga harus terus kita dorong. Tetapi kita harus ingat, bahwa atlet juara tidak lahir dari ruang hampa, namun lahir dari masyarakat yang gemar olahraga. Karena itu, budaya olahraga, prestasi olahraga, dan industri olahraga harus dibangun sebagai satu ekosistem yang utuh dan saling menguatkan,” imbuhnya.

Sehubungan dengan itu, Menpora mengajak seluruh pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi olahraga, komunitas, keluarga, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bergerak bersama. “Tidak perlu menunggu. Tidak perlu mahal. Tidak perlu rumit. Mulailah bergerak dari sekarang. Berjalan, berlari, bersepeda, senam bersama, atau melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan masing-masing. Karena Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian. Indonesia yang bugar dibangun oleh seluruh bangsa,” tandasnya.

Sebagai rangkaian Haornas ke-43, Pemprov Sulut menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para atlet, atlet disabilitas, hingga pelatih dari sejumlah cabang olahraga (Cabor) yang telah mengharumkan nama Sulut bahkan Indonesia.

Sertifikat penghargaan diserahkan Wagub didampingi Sekprov Tahlis Gallang, Bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut, Audy Pangemanan. Upacara tampak dihadiri seluruh pejabat eselon 2, dan para staf khusus gubernur.(dkips)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *