Trendingmanado.com— Guyuran hujan lebat yang membasahi Kota Tomohon tidak menyurutkan semangat ribuan anak-anak untuk memeriahkan Pawai Bocah, Senin (4/5/2026).
Meski cuaca kurang bersahabat, momentum dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ini sukses digelar. Bukan hanya itu, bahkan bertransformasi menjadi tontonan yang penuh kegembiraan luar biasa bagi warga yang memadati sepanjang rute.
Diketahui, rute yang ditempuh adalah dari halaman SD Katolik Santa Clara hingga finish di Menara Alfa Omega.
Anak-anak dari tingkat Kelompok Bermain (PAUD), TK, hingga SD se-Kota Tomohon tampil memukau dengan beragam kostum unik.
Penampilan mereka merefleksikan tema Hardiknas tahun ini, ‘Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua’, yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk memastikan akses pendidikan berkualitas.
Kehadiran Wakil Walikota Tomohon, Sendy Rumajar, menambah riuh suasana. Dengan penuh kegembiraan, Wawali Sendy menyambut langsung para peserta di garis finish dan menyampaikan rasa bangganya atas daya juang anak-anak serta dukungan masif dari orang tua dan pihak sekolah.
“Saya tentunya bangga terhadap anak-anak yang ada di Kota Tomohon. Apresiasi yang tinggi juga saya berikan kepada pihak sekolah dan orang tua yang luar biasa dalam berpartisipasi dan mensupport anak-anak yang ikut parade pawai bocah Hardiknas 2026 ini,” tutur Wawali Sendy di sela-sela kegiatan yang digagas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tomohon tersebut.
Di balik kemeriahan tradisi tahunan ini, Wawali Sendy menegaskan ada makna mendalam yang harus digarisbawahi mengenai masa depan dunia pendidikan di Kota Bunga.
Ia mengingatkan, Tomohon saat ini memegang predikat sebagai pemilik rapor pendidikan terbaik di Sulawesi Utara (Sulut).
“Mutu pendidikan di Kota Tomohon harus kembali kita pertahankan, karena rapor pendidikan kita adalah yang terbaik se-Sulawesi Utara. Mudah-mudahan ke depan siswa-siswi kita lebih berprestasi lagi,” ujarnya optimis.
Guna menjaga takhta juara tersebut, Wawali Sendy menitipkan pesan khusus kepada para guru agar tidak pernah berhenti meningkatkan kapasitas diri di tengah perkembangan zaman.
“Kepada tenaga-tenaga pendidik, jangan jenuh-jenuh untuk belajar karena pendidikan terus berkembang dari zaman ke zaman, sehingga kualitas anak-anak di Kota Tomohon dapat bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.(***)






