Wadah Berhimpun Wartawan Sulut Jangan Terbelah, Steven Liow: Silahkan Bertarung Lewat Pemilihan

Trendingmanado.com- Pecahnya pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat jangan sampai memengaruhi persatuan wartawan di Sulut. Ini disampaikan Kepala Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Steven Evans Liow, kepada wartawan. Harapan saya selaku Kadis Kominfo Sulut, jangan wadah berhimpun wartawan Sulut, PWI, terbelah karena pengurus pusat terbelah. Sebaiknya hindari dualisme kepemimpinan di daerah karena PWI di daerah juga memiliki sarana pemilihan yang demokratis dan sesuai aturan organisasi,” ujar Liow.

Liow sendiri mengaku tidak berwenang untuk mencampuri urusan internal wadah berhimpunnya wartawan tersebut. “Secara pribadi saya tidak akan masuk jauh ke dalam organisasi PWI, tapi ini preseden buruk. Banyak organisasi terbelah karena seolah-olah daerah itu tidak otonom, karena sampai hari ini masih berperkara dan AHU 0000946.AH.01.08 TAHUN 2024 tertanggal 9 juli 2024, SK ini mengukuhkan Jasa Ch Bangun, begitu juga Vocke Lontaan, Ketua PWI terpilih atas dasar Musyawarah Daerah PWI Sulut. Maka bagi saya, tetap mengakui secara yuridis formal. Dan apabila ada masalah internal sampai ada KLB, itu jelas masalah internal PWI, kita tidak boleh masuk. Silahkan Maemosa cs mendaftarkan diri pada Kemenkumham dan lapor secara berjenjang apabila Nomor AHU sudah ada dan sebaiknya pakai melanisme pemilihan dan hindari tunjuk-tunjuk bahkan pemecatan,” urainya.

Selanjutnya, dikatakannya, apabila merasa sudah sah secara hukum, silahkan buat pemilihan. “Dan ingat, PWI organisasi profesi, dan saya tahu persis sejak dahulu PWI melakukan tata kelola yang baik dalam pembinaan wartawan. Apalagi standarisasi profesionalisme melalui UKW dan legitimasi seorang wartawan dikelola dengan baik dan bahkan jadi rujukan kepada Kominfo seliruh Indonesia. Maka, baik Pak Vocke dan Pak Maemosa, sebaiknya duduk ‘satu meja’ dan jangan bawa polemik di PWI pusat ke daerah. Dan bahkan saya akan sarankan kalau Pak Maemosa benar terpilih oleh seluruh wartawan Sulut melalui mekanisme pemilihan maka saya akan meminta Pak Vocke mundur. Jadi persatukanlah wartawan Sulut dengan baik. Karena PWI Sulut slalu jadi contih bahkan gedung PWI ada kantornya,” ajak mantan Kabag Humas Pemprov Sulut ini.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *